Home BERITA UTAMAKEPRIKARIMUN Kisah Igut, Sukses dengan ‘Seafood Laut Jaya’ Berkat PUMK PT Timah

Kisah Igut, Sukses dengan ‘Seafood Laut Jaya’ Berkat PUMK PT Timah

by U & A.com
214 views

KARIMUN (U&A.com) – Jumari alias Igut, akhirnya bisa tersenyum setelah berhasil dan sukses mengembangkan usaha kuliner di pantai Mukalimus, Kelurahan Sawang.

Berkat Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) dari PT Timah Tbk, ia berhasil dan sukses mendirikan pondok makan ‘Seafood Laut Jaya’ yang menyajikan makanan seafood khas melayu di kawasan Dusun Mukalimus, Kelurahan Sawang.

“Alhamdulilah kami bersyukur setelah menjadi mitra binaan PT Timah Tbk, usaha kami bisa berkembang dan maju . Program PUMK PT Timah transparan serta tidak memberatkan pagi para mitra binaannya. Ada banyak kemudahan serta keringanan dalam program ini. Modal yang diterima ini bisa menggerakkan usaha,” ucap Igut ditemui di pondok makan ‘Seafood Laut Jaya’, Jumat (24/6/2022) .

Igut menceritakan, Pulau Kundur memiliki potensi perikanan yang melimpah, hal inilah yang membuat Ia mendirikan pondok makan ‘Seafood Laut Jaya’ di tepi pantai dengan menyajikan makanan seafood khas melayu di kawasan Dusun Mukalimus, Kelurahan Sawang.

Pria yang kerap disapa igut ini telah lama menjalani usahanya, namun dirinya mengakui belum terlalu berkembang saat itu. Pasalnya, dirinya belum memiliki modal yang banyak untuk bisa menambah sarana di pondok makannya.

Berbagai tantangan mereka hadapi, tapi tak membuat Ia dan Istrinya, Yanti mudah menyerah. Mereka tetap menjalankan usaha ini dengan kemampuan yang mereka miliki.

Harapan untuk mengembangkan usahanya mulai terlihat, ketika mereka mendapatkan informasi tentang program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) dari PT Timah Tbk. Tak sulit bagi mereka untuk memenuhi persyaratan sehingga akhirnya bisa mendapatkan modal dari program ini.

“Awalnya kita terkendala modal, karena untuk mengembangkan usaha ini kan butuh modal. Akhirnya saya mengajukan modal ke PT Timah Tbk. Ternyata tidak sulit, sederhana, yang penting kita bisa lengkapi syaratnya,” ceritanya.

Setelah menjadi mitra binaan PT Timah Tbk, akhirnya usahanya bisa berkembang saat ini dirinya sudah memiliki lebih dari tiga pondokan. Sehingga bisa menampung lebih banyak pengunjung yang datang.

Selain itu, dirinya juga bisa menambah fasilitas rumah makannya, tak ayal banyak masyarakat hingga pejabat sering makan di pondok makan miliknya. Suasana yang nyaman di pinggir pantai ini juga membuat pondok makannya nyaman jadi tempat makan keluarga.

“Bupati Karimun juga sering berkunjung ke sini. Cheff seafood laut Jaya adalah putra lokal asli Sawang yang sudah kenyang pengalaman. Dia bekerja di dunia kuliner di luar negeri seperti di Malaysia dan Singapura sehingga rasanya memang enak,” tuturnya.

Igut bersama Yanti bercita-cita menjadikan Mukalimus Kelurahan Sawang memiliki ikon wisata kuliner yang menyediakan makanan lezat.

“Kami punya mimpi menjadikan Mukalimus ini jadi ikon wisata kuliner yang menyediakan makanan lezat, bergizi. Murah namun tidak murahan dan bisa dinikmati semua lapisan masyarakat,” katanya.

Ia menyebutkan, meski menyajika makanan seafood harga yang ditawarkan pondok makan miliknya ini terjangkau oleh berbagai kalangan masyarakat.

“Siapa saja bisa datang dan merasakan masakan yang luar biasa enak dan cheff nya juga berpengalaman dengan harga terjangkau,” ucapnya.

Dirinya bersyukur bisa menjadi mitra binaan PT Timah Tbk, usahanya bisa berkembang dan sekaligus bisa memperkenalkan wilayah mereka. Ia berharap supaya program itu tetap berjalan untuk membantu masyarakat karena sangat bagus.kepada masyarakat Kundur Barat yang ingin mengembangkan usaha bisa memanfaatkan program PUMK PT Timah, pungkasnya. (hj)

You may also like

PT USAHADANA MEDIA MANDIRI
U&A.com, adalah salah satu media siber berjaringan nasional dan internasional dengan mengusung konsep kami hadir untuk mengabarkan. Kami berusaha memadukan kecanggihan teknologi digital dengan berita secara cepat dan praktis. Namun, bagi U&A.com kecepatan bukan segalanya. “Get it first, but first get it right” adalah adagium jurnalistik lama yang masih kami pegang teguh. lebih lanjut

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy