Home DESAKU DD Tahap I di 22 Desa Se Kabupaten Karimun Cair, Ini Rinciannya

DD Tahap I di 22 Desa Se Kabupaten Karimun Cair, Ini Rinciannya

by U & A.com
0 comment

Suwedi, S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Karimun

KARIMUN (U&A.com) – Bantuan Dana Desa (DD) 40 % tahap I Tahun 2021 telah dicairkan ke 22 Desa di 12 Kecamatan Se Kabupaten Karimun dengan total sebesar Rp 9.737.783.600 guna mempercepat serapan anggaran digunakan untuk mempercepat kegiataan pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi desa.

Sementara total pagu dana desa di 12 Kecamatan se Kabupaten Karimun Tahun 2021 adalah sebesar Rp 45.740.625.000. Pencairan dana desa reguler dilakukan dengan tiga tahapan dimana tahap pertama dilakukan pencairan dana desa sebesar 40 persen begitu juga kedua dan ketiga sebesar 20 persen

“Total Rp 9.737.783.600 dana desa tersebut sebanyak Rp 3.987.903.480 untuk kegiatan pembangunan di 22 Desa telah cair, sedangkan untuk untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen belum cair karena masih dalam proses di BPKAD. Dana desa tahap I dikirim lewat transfer ke rekening kas desa,” ujar Suwedi, S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Karimun kepada U&A.com di ruangan kerjanya, Senin (29/3/2021).

Suwedi menjelaskan, Dana Desa (DD) 40 % tahap I Tahun 2021 diperuntukan untuk 3 hal yakni pencairan dana desa reguler dilakukan dengan tiga tahapan, Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen.

“Rinciannya yaitu untuk BLT 5 bulan, sudah itu untuk kegiatan kalau desa-desa itu anggaran nya masih ada dan kalau masih ada lagi digunakan untuk Covid-19 karena dana desa 2021 ini ada sebagian besar ada desa tertentu habis untuk BLT saja yang besarannya per KK Rp 300 ribu sebulan untuk 1 tahun. Jadi yang sekarang 22 desa yang sudah cair ini hanya untuk kegiatan saja, besarannya bervariasi bahkan ada desa yang dana kegiatanya hanya Rp 1 juta saja,” jelas Suwedi.

Ditegaskan Suwedi, sementara untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen belum cair dan masih proses di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karimun.

Lebih detail Suwedi menjelaskan persyaratan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa ada 4 yakni Perbup Desa yang sudah ditandatangani Bupati Karimun pada bulan Desember 2020 lalu, kemudian Peraturan Desa (Perdes) tentang penetapan APBdes

Kemudian 2 lagi syaratnya di BPKAD Kabupaten Karimun yakni surat pemindahan buku rekening dan surat pengantar.

“Kenapa Karimun lambat pencairan dana desa? Hal ini disebabkan karena BPKAD lambat memproses pemindahan buku rekening dan surat pengantar yang ditandatangani Bupati Karimun. Nah sekarang yang baru di cairkan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di Batam baru hanya kegiatan,” jelas Suwedi.

Suwedi menjelaskan, Penyaluran dana desa tahun 2021 mengalami perubahan dan pola pencairan dibandingkan dengan tahun 2020 lalu.

Perbedaan pola pencairan tersebut meliputi pencairan dana desa yang diperuntukkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen dari dana yang didapatkan desa.

Menurutnya pada tahun ini ada beberapa kali pencairan dana desa, dimulai dengan pencairan dana desa reguler yang dilakukan tiga tahap, penyaluran dana desa BLT yang dilakukan 12 kali dan penyaluran dana aman Covid-19 yang dilakukan satu kali.

Ia menjelaskan, jika untuk pencairan dana desa reguler dilakukan dengan tiga tahapan dimana tahap pertama dilakukan pencairan dana desa sebesar 40 persen begitu juga kedua dan ketiga sebesar 20 persen. Jadi dana desa, BLT dan aman Covid-19 penyaluran untuk desa dipisah,” tandasnya.

Suwedi merincikan, jika pada tahun lalu dilakukan pencairan dana desa tahap pertama sudah termasuk BLT selama beberapa bulan, namun pada tahun ini dana desa reguler terpisah dari BLT. “Dana desa reguler tetap disalurkan tiga tahap, sedangkan BLT disalurkan setiap bulan,” terangnya.

Berikut Data Desa yang Sudah Cair Dana Desa Tahun 2021 :

1. Desa Keban Kecamatan Moro, pagu dana desa sebesar Rp 1.905.261.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 762.104.400.
Dari Rp 762.104.400 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 315.683.520, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses

2. Desa Sungai Sebesi Kecamatan Kundur, pagu dana desa sebesar Rp 971.365.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 388.546.000.
Dari Rp 388.546.000 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 175.546.000, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses

3. Desa Sungai Ungar Kecamatan Kundur, pagu dana desa sebesar Rp 991.368.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 396.547.000.
Dari Rp 396.547.000 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 116.047.000, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses

4. Desa Lubuk Kecamatan Kundur, pagu dana desa sebesar Rp 985.774.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 394.309.600.
Dari Rp 394.309.600 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 199.947.680, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses

5. Desa Pongkar Kecamatan Tebing, pagu dana desa sebesar Rp 987.365.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 394.946.000.
Dari Rp 394.946.000 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 244.946.000, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses

6. Desa Tanjung Hutan Kecamatan Buru, pagu dana desa sebesar Rp 1.266.381.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 506.552.400.
Dari Rp 506.552.400 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 205.052.400, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses

7. Desa Tanjung Batu Kecil Kecamatan Buru, pagu dana desa sebesar Rp 1.763.516.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 705.406.400.
Dari Rp 705.406.400 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 480.406.400, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses

8. Desa Sungai Ungar Utara Kecamatan Kundur Utara, pagu dana desa sebesar Rp 1.112.467.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 444.986.800.
Dari Rp 444.986.800 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 234.986.800, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses

9. Desa Tanjung Berlian Barat Kecamatan Kundur Utara, pagu dana desa sebesar Rp 1.156.662.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 462.664.800.
Dari Rp 462.664.800 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 107.164.800, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses

10. Desa Sawang Selatan Kecamatan Kundur Barat, pagu dana desa sebesar Rp 1.352.869.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 530.347.600.
Dari Rp 530.347.600 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 307.278.080, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses.

11. Desa Sawang Laut Kecamatan Kundur Barat, pagu dana desa sebesar Rp 1.150.688.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 460.275.200.
Dari Rp 460.275.200 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 24.720.160, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses.

12. Desa Tanjung Kilang Kecamatan Durai, pagu dana desa sebesar Rp 926.836.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 370.734.400.
Dari Rp 370.734.400 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 150.234.400, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses.

13. Desa Semembang Kecamatan Durai, pagu dana desa sebesar Rp 1.059.290.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 423.716.000.
Dari Rp 423.716.000 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 260.216.000, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses.

14. Desa Pangke Barat Kecamatan Meral, pagu dana desa sebesar Rp 1.193.401.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 477.360.400.
Dari Rp 477.360.400 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 208.860.400, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses.

15. Desa Ngal Kecamatan Ungar, pagu dana desa sebesar Rp 865.564.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 342.625.600.
Dari Rp 342.625.600 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 99.625.400, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses.

16. Desa Sungai Buluh Kecamatan Ungar, pagu dana desa sebesar Rp 899.655.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 359.862.000.
Dari Rp 359.862.000. yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 1.389.600, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses.

17. Desa Sebele Kecamatan Belat, pagu dana desa sebesar Rp 894.079.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 357.631.600.
Dari Rp 357.631.600 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 107.131.600, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses.

18. Desa Lebuh Kecamatan Belat, pagu dana desa sebesar Rp 958.784.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 383.513.600.
Dari Rp 383.513.600 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 101.513.600, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses.

19. Desa Penarah Kecamatan Belat, pagu dana desa sebesar Rp 1.048.806.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 419.522.400.
Dari Rp 419.522.400 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 74.522.400, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses.

20. Desa Sungai Asam Kecamatan Belat, pagu dana desa sebesar Rp 1.130.683.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 452.237.200.
Dari Rp 452.237.200 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 107.273.200, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses.

21. Desa Tebias Kecamatan Belat, pagu dana desa sebesar Rp 899.307.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 359.722.800.
Dari Rp 359.722.800 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 224.722.800, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses.

22. Desa Degong Kecamatan Belat, pagu dana desa sebesar Rp 860.338.000 yang cair 40 % tahap 1 sebesar Rp 344.135.200.
Dari Rp 344.135.200 yang sudah cair untuk kegiatan sebesar Rp 240.635.200, sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD dan alokasi dana desa untuk aman Covid-19 sebesar 8 persen masih dalam proses.

(hj)

 

You may also like

PT USAHADANA MEDIA MANDIRI
U&A.com, adalah salah satu media siber berjaringan nasional dan internasional dengan mengusung konsep kami hadir untuk mengabarkan. Kami berusaha memadukan kecanggihan teknologi digital dengan berita secara cepat dan praktis. Namun, bagi U&A.com kecepatan bukan segalanya. “Get it first, but first get it right” adalah adagium jurnalistik lama yang masih kami pegang teguh. lebih lanjut

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy